Rabu, 29 Januari 2014

tentang "ilmu colongan"

Assalaamu'alaykum Wr. Wb :)

Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 25 Januari 2014.
Teh Ary selalu punya cara untuk mengingatkan kita (peserta ZIEE), untuk selalu ber-muhasabah diri. Yang selalu aku ingat dari berbagai perkataan teh Ary pokoknya "kenali dirimu"
Hmmm...jujur saja, sebenarnya kalo ditanya apa aku sudah kenal dengan diriku sendiri atau belum sih....jawabannya bisa jadi udah, bisa jadi belum. Bingung kan? Haha

Bicara tentang perkenalan terhadap diri sendiri, sebenarnya untuk sekedar mengetahui passion saja aku masih suka bingung dan bertanya di dalam hati "sebenernya passionku itu apa ya?". Sudah banyak teman, akang teteh dll yang sudah memberitahu cara menentukan passion, tapi tetap saja sampai sekarang saya belum bisa menetapkan satu passion saya. -"-
Ah sudahlah.. Seiring dengan berjalannya waktu, ada saatnya dimana aku bisa mengatakan "Ini passionku". Ya suatu saat, entah kapan. Hehe

Sama halnya dengan belajar. Setiap orang punya caranya sendiri untuk termotivasi dalam belajar. Setelah LCC bareng temen-temen ZIEE dan teh Ary, aku mulai berfikir tentang cara belajar terbaik untukku. Beberapa temanku termotivasi belajar karena adanya kompetisi. Sebagian yang lain lebih mencintai sesuatu yang sedang dipelajari. Ketika seseorang tersebut dipaksa untuk mengikuti cara belajar orang lain, yang ada bukannya ilmunya masuk malah nggak masuk-masuk. Jadi, let it flow aja~ dengan berbagai pengalaman belajarmu juga nantinya akan ketahuan mana cara belajar yang nyaman hehe

Tentang "ilmu colongan". Jujur aku lebih suka belajar sesuatu dari orang lain yang mau membagikan ilmunya kepadaku. Dengan cara sharing, kelompok atau individu, dengan cara ini justru aku lebih termotivasi untuk belajar. Contohnya ketika belajar tentang Corel Draw, Photoshop atau Movie Maker. Aku dibelikan buku tentang Corel Draw sama papahku, juga pernah sewaktu SMP dikasih modul kecil tentang Photoshop. Dulu pun ketika SMA, ujian praktek komputer disuruh bikin sesuatu dari Corel Draw. Hasilnya, standard lah...

Setelah SMA, memasuki dunia perkuliahan, hilang sudah ilmu yg pernah didapat -_- ya gini, kalo nggak sering dilatih dan dicoba tiba-tiba ilmunya ilang aja ditelan bumi. Haha
Setelah beberapa bulan atau tahun selanjutnya, aku baru menyentuh aplikasi yang tadi aku sebutkan. Sebenarnya aplikasi-aplikasi tersebut sudah lama berdiam di laptop, tapi orang yang punya laptopnya ini yg belum tertarik membukanya kembali. 

Ketika itu UKM-ku (SCIEmics) akan mengadakan satu event yg diadakan setiap tahun, yaitu Syariah Academic Training. Aku diamanahi di bagian Publikasi, Dekorasi dan Dokumentasi (PDD). Tugas membuat spanduk dan pamflet pun selalu ditagih, sementara ilmu-ku membuat spanduk dan pamflet sangatlah minim.
Alhamdulillaah... Ada kalanya aku bersyukur karena dikenalkan dengan orang-orang yang hebat, dan aku bersyukur dapat berada di antara orang-orang hebat tersebut. Awalnya aku iseng bertanya ke kang Faris bagaimana cara membuat pamflet di Corel Draw (karena katanya si akang jago Corel Draw, hehe). Setelah itu, kang Faris menyuruhku untuk menuliskan info penting apa saja yang akan ditaruh di pamflet tersebut. Beres dari situ langsung memberikannya background. TADAAA..!! Selesai dalam beberapa jam. Eh lupa deng, pokoknya hari itu juga selesai. Si amatiran ini (re: aku) tanpa disengaja sedikit mengetahui kegunaan icon yg ada di Corel Draw dan berhasil membuat pamflet pertama. Diam-diam aku mengingat step by step dari pembuatan pamflet tersebut. Walaupun hasilnya tidak seberapa tapi cukup memuaskan. Yes! satu ilmu colongan didapat~ :D

Cerita diatas menggambarkan sedikit tentang ilmu colongan. Sebenarnya masih ada ilmu colongan lainnya seperti penggunaan Clone Stamp Tool di Photoshop yang diajarkan Fitri, cara menghilangkan background putih pada gambar dan mengubahnya ke .png oleh kang Helmy, cara public speaking yang sering diajarkan kang IndraMul, cara mengajar yg diajarkan oleh sohibku : mba Lia dan Nisa, dan masih banyak lagi ._.

Seneng sih dapet ilmu colongan. Tapi, ada saatnya dimana belajar harus sendiri, membaca dan membuat catatan pengingat. 
Segitu dulu ya, aku mau nyari ilmu colongan lain ke orang yang berbeda agar lebih bervariasi. Haha :D
Malam,
Wassalaamu'alaykum Wr. Wb.

Minggu, 26 Januari 2014

Sebut saja "Petunjuk"

"Pada dasarnya semua orang mendapatkan hidayah. Pada satu titik dalam kehidupannya, setiap manusia di dunia ini pada dasarnya pernah berpikir tentang siapakah dirinya, mengapa dan untuk apa dia hidup, dan adakah kekuatan diatas kekuatan hidupnya. Hanya saja ada yang kemudian mencari dan menelisik, ada pula yang membuangnya jauh-jauh atau melupakannya. Yang mencari pun ada yang caranya salah dan keliru. Dan sebagainya.."
(99 Cahaya di Langit Eropa, hal 119)

Pernah ku berfikir, orang muallaf itu lebih keren daripada orang yg mengaku beragama Islam dari lahir. Orang muallaf, yang dulunya memeluk agama selain Islam, ataupun orang yg tak beragama (re: atheis) lalu mereka tertarik untuk tahu dan mempelajari Islam dengan cara mendapatkan hidayah dari Allaah SWT melalui cara-cara yg berbeda. Lalu mereka mencintai agama Allaah ini dengan keingintahuan mereka. 
I appreciate it!

Maksudku orang yg mengaku beragama Islam dari lahir disini adalah ketika orang yg mengaku beragama Islam tetapi tidak terlalu peduli dengan agamanya ini. Sungguh disayangkan jika melihat remaja Indonesia sekarang masih banyak yg belum berkeinginan mengkaji ilmu agama Allah ini. 

Disini aku tidak mau bersu'udzon pada siapapun, no offense. Aku juga tidak ada hak untuk menilai orang. Ya, sedikit membuka pandangan saja, dan apapun yang aku tulis, sebenarnya menjadi peringatan untukku juga^^


Semoga kita diberi kemudahan oleh Allah untuk mencintai agamaNya ya. Dengan apapun kekurangan kita di dunia ini, jangan sampai mengurangi kecintaanmu pada agama Allah. Semangat! :D