Jumat, 28 Juni 2013

Mimpi dan Kenyataan #2

Apa yang harus aku katakan ke ayah dan ibuku nanti sewaktu sahur? lanjutan Mimpi dan Kenyataan #1

Semalaman aku dilanda kebingungan. Keinginanku adalah kuliah di UPI Bandung dengan menggenggam jurusan Bahasa dan Sastra Jepang, karena aku ingin sekali bisa ke Jepang, mengikuti Exchange Student kesana. Aku senang bisa mendapatkan UPI, tapi apa yang aku ketahui tentang jurusan Pend.Manajemen Perkantoran ini? Aku disarankan teman-temanku yang pada saat itu mereka masih terjaga (begadang) untuk Sholat Istikharah. Minta petunjuk dari Allah SWT supaya ditunjukkan mana yang terbaik.

"Pah, Mah, Epi dapet UPI".
"Alhamdulillaah...!!" (perasaan senang terpancar dari wajah mereka)
"Tapi Epi dapetnya bukan di jurusan Sastra Jepang, tapi di Manajemen Perkantoran".

*hening*

Dulu memang sewaktu mengambil Jurusan Pendidikan Manajemen Perkantoran karena tidak disengaja. Karena bingung, di UPI tujuanku hanya Bahasa dan Sastra Jepang. Ketika itu aku di daftarkan oleh ayahku di kantornya, "Epi, papah lagi daftarin Epi nih. Pilihan yang pertama kan Bahasa dan Sastra Jepang, pilihan keduanya apa?" sewaktu di telepon aku bingung. Sebelum daftar, malamnya aku bersama kedua orangtuaku buka web UPI. Aku memilih untuk pindah haluan (lagi) dari IPA ke IPS, hehe. Aku buka jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Aku bingung saat disuruh memilih jurusan apa, yang aku tangkap duluan yaitu antara jurusan Pendidikan Manajemen Bisnis dan Pendidikan Manajemen Perkantoran. Mindsetku bilang sepertinya kalau aku memilih jurusan Pendidikan Manajemen Bisnis nantinya aku bakal jadi Pebisnis/Pengusaha, dan kalau aku pilih jurusan Pendidikan Manajemen Perkantoran aku bakal jadi Manajer atau kerja kantoran._.

"Epi jadinya yg pilihan kedua mau yang mana? Manajemen Bisnis atau Manajemen Perkantoran?" 

Aku bingung, kedua jurusan itu sama-sama bagus. Akhirnya aku serahkan sama ayahku untuk pilihan yang kedua karena fokusku hanya di pilihan pertama saja. Setelah selesai daftar, ayahku bilang "Papah udah daftarin, Pi. Jadinya Bahasa dan Sastra Jepang sama Pendidikan Manajemen Perkantoran, ya". 

Paginya, ibuku memberitahu keluarga besarku yang ada di Rangkasbitung, Banten bahwa aku keterima di UPI. Ibuku dapat info kalau salah seorang uwa-ku (suami dari kakak perempuannya) ada yang dulunya juga Manajemen Perkantoran. Ayahku menyarankan untuk mencari silabus tentang Manajemen Perkantoran. Alhamdulillaah, setelah mendapatkan banyak info akhirnya aku didukung untuk menjalankan amanah di jurusan Pendidikan Manajemen Perkantoran. Toh mungkin Allah SWT punya rencana yang lebih baik buatku di jurusan ini ketimbang di jurusan Bahasa dan Sastra Jepang :')

Disini aku mengambil kesimpulan dan pembelajaran. Dari semua kegagalanku, aku belajar banyak hal. Tentang perjuangan dan keikhlasan. Perjuanganku untuk mendapatkan jurusan Sastra Jepang tidak selurus jalan tol, malah berliku-liku seperti jalan di gunung. Keikhlasan, aku belajar mengikhlaskan keinginanku ke Sastra Jepang karena aku harus positive thinking ke rencana Allah SWT. Teman seperjuanganku dan sepemikiranku untuk ke jurusan Jepang, Dwi Anggorowati, dia pun punya jalan sendiri mendapatkan beasiswa ke ITSB dan meninggalkan keinginan untuk ke Sastra Jepang. 
Mungkin inilah jalan yang disediakan Allah SWT untukku.

mengutip dari Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 216:

"....Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."

Wassalaamu'alaykum :)

1 komentar: