tulisan yg kamu baca ini hanya sebuah tulisan biasa aja kok, jangan dianggap serius ya. Cuma mau mengungkap fakta uniknya Bandung aja.... (peace..^^v)
Dari judulnya lucu sih...gatau kenapa saya kepikiran untuk buat tulisan tentang Bandung, tempat yang sedang saya diami saat ini dan fakta uniknya tentang Bandung yaitu satu kaca spion. Mau tau?
Awal cerita ini ketika saya sedang mengendarai motor menuju ke suatu tempat bersama teman saya, Zani. Saya menggerutu karena motor teman saya ini hanya memiliki satu kaca spion di kanan saja.
"Ini motor kok cuma satu doang sih spionnya?"
"Motor anak gaul Bandung, coba liat setiap motor pasti ada yang cuma satu spion-nya."
Kemudian selama di perjalanan, saya melihat memang beberapa motor hanya memiliki kaca spion satu dan serempak hanya di satu sisi saja, saya lupa yang kanan atau yang kiri saja. Seketika saya tertawa selama di perjalanan dan berpikir, "Kok bisa ya? Emang ngga kagok cuma satu spion doang?"
Saya belajar dan lancar naik motor sewaktu SMA. Selama saya mengendarai sepeda motor mau ke sekolah ataupun tempat les, saya selalu wanti-wanti kaca spion saya. Istilah lebay-nya, motor saya tidak bisa jalan tanpa kaca spion *aseeek~
Dan di daerah tempat tinggal saya, Bekasi, saya jarang melihat orang yg mengendarai motor dengan kaca spion satu. Ya, ada beberapa titik dimana polantas (polisi lalu lintas) selalu berjaga dan dengan sigap menilang ketika ada yg melanggar aturan. Makanya ketika saya ke Bandung, saya sedikit heran. Hehe
Cerita lain, ketika 3 orang teman saya dari Bekasi main ke Bandung. Mereka Vita, Anto, dan Desty. Sewaktu mereka sampai di Bandung, langsung menghubungi saya dan mengajak bertemu. Setelah berbincang-bincang dll, mereka ngajak jalan. Okesip chawww!
"Perhatiin setiap motor yang lewat deh, ada yg aneh ga?"
"Apaan, Pi? Biasa aja perasaan"
"Yeee... coba liat kaca spion-nya, perhatiin deh setiap ada yg lewat. Pasti cuma satu doang"
Seketika kami tertawa. Selama di perjalanan, kami menghitung seberapa banyak orang yg mengendarai sepeda motor berspion satu. Haduh, ada-ada aja :D
Motor berkaca spion satu ini bakal jadi fakta unik yang dimiliki Bandung, sebenarnya dalam berkendara harus lengkap sih atributnya, karena keselamatan kita yg buat jika kita disiplin. Yaaa... tapi menjadi sebuah keunikan tersendiri sih. Kocak aja gitu hehe. Pak Ridwan Kamil tau ngga ya? Hihi^^v
Music
Senin, 04 November 2013
Sabtu, 02 November 2013
JIKA AKU MENJADI...PEBISNIS
salah satu essayku yg menjadi penyemangat nulisku :)
sedikit cerita ttg essay ini ya...
essay ini dibuat ketika akan mengikuti Sharia Economist Training (SET). Ini adalah salah satu syarat untuk mengikuti SET.
check this out! :)
Bismillaahirrahmaanirrahiim..
essay ini dibuat ketika akan mengikuti Sharia Economist Training (SET). Ini adalah salah satu syarat untuk mengikuti SET.
check this out! :)
Jika Aku menjadi.....Pebisnis
Jika saya menjadi pebisnis, niat awal saya berbisnis
adalah membuat restoran ala Jepang-Indonesia. Makanan di dalamnya haruslah
memenuhi syarat halal dan sesuai lidah masyarakat Indonesia. Soal selera
masing-masing orang memang berbeda. Saya mencoba untuk membuat makanan sushi
tetapi memakai bahan baku makanan Indonesia. Mungkin awal mendengar kata
“makanan Jepang” sebagian orang berfikir jika makanan tersebut mentah atau dari
bahan yang tidak halal. Nah, disini saya ingin membuat makanan sushi yang dikombinasi
dengan jenis makanan Indonesia, salah satu contohnya sushi kuning (sushi yang
memakai nasi kuning diisi dengan ayam goreng dan sayuran).
Ide bisnis ini didasari oleh hobi saya yang ‘tukang
makan’ dan ketertarikan saya terhadap Jepang. Terbesit di fikiran saya
bagaimana jika kedua hobi saya dikombinasi dan menjadi sebuah bisnis
kecil-kecilan yang diharapkan menjadi besar suatu saat nanti. Aamiin.
Setelah itu, hasil dari bisnis sushi tersebut sebagian
akan saya sisihkan untuk membuat suatu tempat makan juga tetapi berbeda dengan
yang pertama. Tujuan dari ide saya yang kedua ini adalah saya ingin membantu
dan mensejahterakan masyarakat golongan menengah kebawah. Lalu, saya ingin
membuat sebuah usaha sukarela dan bukan mencari keuntungan, tetapi usaha ini
menjadi sebuah ladang amal kebaikan yang dapat memberikan manfaat kepada orang
banyak.
Disini saya ingin mencoba membuat hal yang baru, seperti
membuat suatu usaha tempat makan yang berstandar "all you can eat"
untuk orang yang tidak mampu. Tempat makan ini juga sebagai suatu yayasan yang
menaungi aspirasi dan lebih memprioritaskan kalangan menengah kebawah karena
mereka yg membutuhkan. Usaha yang saya rencanakan ini didasarkan oleh infaq dan
shodaqoh. Ide ini muncul ketika saya melihat seorang anak yang bekerja
memunguti sampah di daerah mesjid dekat dengan tempat kost-an saya. Mereka
mencari rezeki tak kenal lelah dan malu. Sebagai bentuk rasa respect saya terhadap mereka yang giat
bekerja dan tanpa mengenal lelah mencari rezeki ini, saya mencanangkan bisnis
ini untuk membayar jerih payah mereka bekerja. Saya lebih menghargai orang yang
berusaha mencari rezeki secara halal sebagai seorang penyapu jalan ataupun pemungut
sampah dibandingkan dengan orang yang mempunyai anggota tubuh lengkap dan masih
mampu bekerja tetapi meminta-minta.[1]
Sekian esai dari saya, jika ada kesalahan kata mohon
dimaafkan karena saya masih dalam masa pembelajaran.
Wassalaamu’alaykum wr. wb
Shelfira Meisarani
SCIEmics UPI
Besar harapanku untuk mewujudkan ini semua. Ketika harapan itu ada, godaan pun ikut serta datang dan menghampiri. Ya... aku berusaha untuk mewujudkannya. Harus! Suatu saat nanti. Aamiin... :)
[1] ... "Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan
seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta
(mengemis) lantas ada yang memberi atau enggan memberi sesuatu padanya."
(HR. Bukhari no. 2074) ...
Langganan:
Komentar (Atom)