Bismillaah...
"Pi, nanti pas kuliah pake rok ya. Jangan pake jeans terus.."
"Pi, jangan pake celana yang ngetat. Itu mah nutup aurat tapi tetep keliatan telanjang."
Awal mula ketika ibuku menyuruh memakai rok saat kuliah, aku menolak. Malas sekali rasanya ribet-ribet memakai rok. Karena dulu memang aku lebih suka sesuatu yang simple. Setelan kerudung-kaos-celana jeans-sepatu.
Mungkin karena masih awal masuk kuliah, budaya celana jeans dari SMA masih terbawa sampai semester 1. Memakai rok hanya pada waktu tertentu, pada mata kuliah tertentu yang mewajibkan mahasiswanya memakai pakaian yang rapi. Kemeja dan rok hitam span. Besoknya, di saat mata kuliah yang notabene dosennya santai, aku pakai lagi celana jeans itu.
Cerita selanjutnya, perkenalanku dengan rok pada saat kumpul pertama member of SCIEmics. Ada hijab yang memisahkan antara ikhwan dengan akhwat. Aku dan temanku, Lia Amalia, hanya kami berdua yang memakai celana jeans ketat saat itu. Kami melihat sebagian besar teteh-teteh SCIEmics yang menutup auratnya membuat kami berdua canggung berada di sekitar mereka.
"Pi, nanti setiap ngumpul SCIEmics kita pake rok aja yuk."
Setelah dari perkumpulan itu, kami berdua membuat kesepakatan kalau ada kumpul SCIEmics lagi, kita pakai rok. Deal.
Memang awalnya hanya pada saat perkumpulan SCIEmics saja, tetapi lama-kelamaan sejalan dengan waktu kami jadi sering memakai rok. Tidak hanya di saat mata kuliah tertentu saja. Aku merasakan ada yang berbeda, seperti mendapatkan chemistry. Hahaha
Lagi-lagi 'perkataan singkat' ibuku terkabul. Aku jadi lebih sering memakai rok ke kampus. Perubahanku terasa sedikit demi sedikit. Ku kurangi keberadaan dan pemakaian celana jeans. Sekarang, kalau mau beli baju aku yang me-request duluan ke ibuku, "mah, Epi mau beli rok aja. Hehe", bukan lagi "Epi nanti mamah beliin rok, ya."
Terbawa juga ketika berada di rumah (Bekasi), sewaktu di ajak main oleh temanku, yang tadinya aku memakai celana jeans sekarang berubah memakai rok dan dilengkapi kaos kaki.
"Ciyeee pake rok. Pengen sih, Pi. Sekarang sih baru pake kaos kaki dulu ke kampus hehe."
Step-by-step. Awalnya juga aku masih suka yang simple-simple. Dari pergantian celana jeans dengan rok, lalu mulai pakai kaos kaki, dan menutup dadaku dengan jilbabku. Yang dulunya setelan kerudung-kaos-celana jeans-sepatu berubah jadi kerudung-baju panjang-rok-kaos kaki-sepatu sendal.
Pelajaran: Terkadang, lingkungan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kita. Jika kita berada di lingkungan yang sebagian besar terdapat orang-orang yang baik, maka terbawa pula kita di dalamnya. :)
Keren pi {}
BalasHapusAlhamdulillaah....
BalasHapus